Upacara Rambut Gimbal di Dieng
Dieng merupakan dataran tinggi terbesar di Jawa Tengah yang menyimpan beragam keindahan alam, mulai dari pemandangan alam, candi, kawah, telaga, serta adanya rambut gimbal. Dieng terletak di 2 Kabupaten, yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. dengan ketinggian mencapai 6000 kaki atau 2.093 m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin. Temperatur berkisar 15 °C – 20 °C di siang hari dan 10 °C di malam hari. Bahkan, suhu udara terkadang dapat mencapai 0 °C di pagi hari, terutama antara Juli – Agustus. Penduduk setempat menyebut suhu ekstrem itu sebagai bun upas yang artinya “embun racun” karena embun ini menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
Dataran tinggi Dieng dianggap merupakan suatu tempat yang memiliki kekuatan misterius sebagai tempat bersemayamnya arwah para leluhur, sehingga tempat ini dianggap suci. Dieng berasal dari kata Dihyang yang artinya tempat arwah para leluhur. Di Dataran ini terdapat suatu fenomena mengenai Anak gembel atau gimbal.
Gimbal dalam bahasa Jawa berarti bergumpal. Fenomena rambut gimbal ini bermula dari kepercayaan masyarakat terhadap kyai Kolodete yang merupakan cikal bakal pendiri kabupaten Wonosobo. Anak gimbal pada awalnya terserang demam dengan suhu tubuh yang sangat tinggi, disertai Ngromet (Jawa) atau menggigau waktu tidur (gejala psikis). Gejala-gejala ini tidak bisa diobati sampai akhirnya akan normal dengan sendirinya tetapi rambut sang anak akan menggimbal. Rambut inilah yang dipercayai titipan dari penguasa alam gaib. Rambut gimbal tersebut baru bisa dipotong setelah adanya permintaan dari si anak sendiri.
Bagi masyarakat Wonosobo, anak yang memiliki rambut gembel dianggap bisa membawa musibah atau masalah dikemudian hari, tapi bila diruwat anak tersebut dipercaya akan mendatangkan rejeki. Disamping itu ruwatan ini bertujuan agar si anak bisa hidup dengan rambut yang normal. Bila anak yang berambut gembel ini dicukur tanpa melakukan ruwatan bisa jadi rambut gembel tersebut tumbuh lagi dan kemungkinan anak tersebut bisa sakit-sakitan.
Permintaan anak yang diruwat wajib dipenuhi, kalau tidak rambut gimbalnya akan tumbuh kembali. Waktu upacara itu sendiri dilakukan berdasarkan weton (hari kelahiran sang anak) sedangkan pelaksanaan upacara dihitung berasarkan neptu (nilai kelahiran anak yang akan diruwat).
Untuk mengadakan upacara ruwatan ini juga memerlukan persiapan khusus seperti tempat upacara dan benda-benda sesaji. Tempat upacara biasanya dilakukan di goa Semar atau goa Sumur yang terletak satu kompleks. Setelah tempat sudah dipersiapkan maka tinggal menyiapkan sesaji yang meliputi tumpeng, ingkung ayam, gunting, mangkuk dan air berisi bunga setaman, beras, 2 buah uang, payung dan permintaan anak yang diruwat.
Dalam meruwat, dukun harus memandikan anak tersebut terlebih dahulu. Dimandikan dalam arti rambut anak tersebut diciprati air suci yang yang diperoleh dari tempat-tempat kramat di kawasan Dataran Tinggi Dieng seperti di Goa Sumur. Lalu sesajen seperti tumpeng putih dengan dihiasi buah-buah yang ditancapkan, hal ini menggambarkan rambut gembel. Tumpeng dianggap kepala sedangkan untaian buah-buahan sebagai rambut gembelnya. Lalu ada ayam kampung yang telah digoreng (bakakak), jajanan pasar serta 15 jenis minuman, seperti kopi manis dan pahit, teh manis dan pahit, selasih, susu, jawawut, dan sebagainya. Setelah berdoa dan kepala anak tersebut diasapi dengan kemenyan barulah sang dukun memotong rambut gembel tersebut dengan sebelumnya memasukkan cincin yang dianggap magis ke tiap helai rambut gembel lalu mencukurnya satu-satu. Rambut yang telah dicukur lalu dibungkus dengan kain putih lalu kemudian dilarung di Telaga Warna Dieng atau ke sungai.
Fenomena anak gimbal terjadi di sejumlah desa yang berada di dataran tinggi di Jateng. Anak-anak asli Dieng yang berusia 40 hari sampai enam tahun berambut gimbal. Anak berambut gimbal kadang bertingkah tidak seperti anak seumurnya. Dia sering menyendiri dan asyik dengan dunianya. Hal tersebut dianggap wajar. Sebab, masyarakat setempat percaya bahwa anak tersebut tengah bercengkerama dengan teman gaibnya. Anak gimbel ini dipercayai merupakan titipan dari penguasa alam gaib dan membawa keberuntungan.
ini salah satu foto anak rambut gimbal:
